katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh

1 Desember 2014

 

"Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh" (Mat 8:8)

 

Katakan saja sepata kata, maka hambaku menjadi sembuh

Lectio:

Yes 2:1-5 atau Yes 4:2-6; Mzm 122:1-2,3-4a, 4b-5,6-7,8-9; Mat 8:5-11

 

Setelah menderita kelumpuhan, Andrew menjadi sangat depresi, tidak mau makan ataupun bertemu dengan teman-temannya.

Ia hanya berdiam diri saja setiap hari di dalam kamarnya yang terkunci.

Ibunya selalu menyediakan makanan setiap hari supaya Andrew bisa bertahan.

Setelah 1 bulan berlalu tanpa ada kemajuan, Markus sang ayah membawa sebuah radio, buku-buku dan CD lagu-lagu rohani dan menaruhnya di meja kamar Andrew sambil berkata:

"Berbicaralah dengan Tuhan, nak.."

Satu bulan kemudian, ketika bangun tidur suatu pagi, Markus begitu surprise melihat kamar Andrew terbuka dan terlihat sangat rapih. Tak lama terdengar suara sang anak yang sedang membaca Kitab Suci.

"Syalom Andrew, apa kabar?" tanya Markus.

Andrew yang terlihat sangat segar menjawab :

"Syalom pah, setiap hari Sabda Tuhan menguatkan dan menyembuhkan Andres. Terima kasih papa.."

Markus pun memeluk Andrew dan berkata dengan penuh haru :

"Sabda Tuhan memang menghidupkan nak.."

 

Ketika Yesus ingin menyembuhkan hamba dari seorang perwira, ia mengatakan dengan imannya agar Yesus cukup berkata saja, maka hambanya bisa sembuh.

 

Iman dan kerendahan hati mampu mendengarkan Sabda Tuhan yang menyembuhkan.

 

Oratio:

Ya Tuhan, saya tidak pantas Tuhan datang pada saya, tetapi bersabdalah saja maka saya akan sembuh. Amin

 

Missio:

Marilah kita memiliki iman seperti perwira yang percaya akan Sabda Tuhan yang menghidupkan.

Have a Blessed Monday.